Pages

Wednesday, March 9, 2011

TUGAS IBD-1



1.Posisi Manusia diantara mahluk lain
Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan YME yang paling sempurna, Manusia memiliki akal yang tidak dimiliki oleh makhluk ciptaan Tuhan yg lainya ,kebanyakan ciptaan Tuhan yang ada di Bumi ini hanya memiliki nafsu. Sehingga manusia pun dinobatkan sebagai khalifah (pemimpin) di muka Bumi ini. Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda menurut biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin untuk manusia), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan

2.Aspek-aspek Manusia
Aspek manusia terdiri dari:
1.aspek kehidupan
2.aspek social
3.aspek ketuhanan

3.daya manusia
Adalah kemampuan manusia untuk melakukan sesuatu untuk menghasilkan sesuatu yang baru
4.TIPOLOGI MANUSIA
Tipologi menurut ilmu Psikologi terdiri dari 2 komponen, yaitu :
a.  Sifat atau karakter yang dibentuk oleh faktor lingkungan, misalnya : malas, rajin,  usil, tertutup, terbuka
b. Watak atau disebut juga temperamen, dibentuk oleh faktor genetika, misalnya kebanyakan orang yang    berasal dari luar pulau  wataknya keras dan pemarah.
Menurut Hypocrates ada 4 bentuk tipologi manusia, yaitu :
1.       SANGUINIS (darah )
Tipe sanguinis,dimana seseorang terlahir dominan darah di dalam tubuhnya
Orang yang mempunyai tipologi sanguinis ini umumnya bersifat panas, ciri - cirinya :
- ekspansif
- Lincah
- Riang
- Optimis
- Mudah tersenyum
- Tidak putus asa
- Mudah marah
- Sensasi
- Cepat jatuh cinta dan melupakannya.
2.  FLEGMATIS ( Lympha )
Tipe Flegmatis, dimana seseorang terlahir dengan dominan kelenjar hati didalam tubuhnya
Orang yang mempunyai tipe flegmatis ini umumnya bersifat dingin, ciri - cirinya :
- Tenang ( Plastis )
- Dingin
- Sabar
- Tak mudah perpengaruh
- tidak mudah tersenyum
- sombong
- Teliti
3.  CHOLERIC ( Empedu Kuning )
Tipe orang choleric, dimana seseorang terlahir dengan dominan empedu kuning di dalam tubuhnya
Orang yang bertipe flegmatis umumnya bersifat kering ciri - ciri nya:
- Garang
- Lekas marah
- Tersinggung
- Pendendam
- Hobinya banyak
- Melakukan sesuatu yang selalu menguntungkan untuk dirinya sendiri
- Kurang mempunyai karya seni
- Emosi kuat
- Serius
4.  MELANCHOLIC ( Empedu hitam )
seseorang yang bertipe Melancholic terlahir dengan dominan empedu hitam di dalam tubuhnya.
Ciri - ciri dari tipe Melancholic ini, yaitu :
- Kaku
- Muram
- Penakut
- Pesimis
- Membiarkan perbuatan jahat
- Pasrah.
Baca Selengkapnya...

Wednesday, October 27, 2010

Studentsite

Hm.. kalian semua anak Gunadarma pasti udah ngak asing lagikan sama yang namanya studentsite???
  sebenarnya apa sih itu studensite??
     kalau menurut saya sendiri, "studentsite itu mirip kayak loker pribadi kita, bedanya loker ini bentuknya gk ada alias berbentuk tulisan dan coding-coding HTML PHP, dll yang berubah menjadi website yang sekarang bernama studensite gunadarma, ya kenapa saya kasih gunadarma, ya karena kita kuliah disana...


pasti setiap aplikasi yang dibuat oleh manusia memiliki dampak negatif dan positif nya...
sekarang itu bakalan gw bahas deh...


keuntungan:
1. karena sifatnya online jadi kita bisa akses kapan aja dan dimana aja (bukan iklan lhoo... :P)
2.lalu karena sifatnya online, jadi kita bisa melanjutkan gerakan "Go Green atau Save Earth" karena kita menggunakan sistem paperless
3. penghematan waktu, kenapa saya bilang seperti ini, karena sistem online yang memungkinkan kita bisa akses situs ini dari mana aja dan kapan aja


ada keutungan pasti ada kerugian donk, bener kan???


Kerugian:
1. bikin males mahasiswa untuk datang kekampus (:P)
2. kemungkinan besar dapat di hack oleh orang2 yang tidak bertanggung jawab


sekian dulu dah tulisan dari saya..

Baca Selengkapnya...

Friday, October 1, 2010

Berita: Anggota MPR salah sebut

Kesalahan pada diri seseorang merupakan hal yang wajar dan lumrah. Karena kesalahan itu sendiri berasal dari Tuhan YME.
tapi apakah kesalahan pada ketua MPR dalam menyebutkan sila-sila yang berada di Pancasila masih bisa dimaaf kan?? Sungguh terlalu... titelnya saja S1 S2 S3 tapi Pancasila koq gak hapal? dlu pelajaran PKN ngayap ke kantin ye PAK?
INILAH.COM, Jakarta - Lagi-lagi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Taufik Kiemas (TK), salah ucap. TK keliru membacakan sila kelima Pancasila dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

TK keliru membacakan sila kelima Pancasila dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (1/10).

"Keadilan sosial bagi seluruh bangsa Indonesia," ucap TK. Padahal seharusnya sesuai sila kelima Pancasila, berbunyi "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia".

Sebelumnya, saat membacakan sila keempat lidah suami mantan Presiden Megawati Soekarnoputri itu juga keseleo. Taufik mengatakan "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat permusyawararatan perwakilan." Kalimat itu pun segera diralatnya.

Tahun lalu, TK juga pernah dikritik saat salah menyebutkan nama presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat pertama kali memimpin sidang Paripurna MPR.

Dalam upacara yang dipimpin oleh Presiden SBY sebagai inspektur upacara ini, selain TK, secara bergantian para pejabat tinggi negara menjadi petugas upacara.

Ketua DPD Irman Gusman menjadi pembaca teks Pancasila, dan Ketua DPR Marzuki Alie membacakan Ikrar Kesetiaan terhadap Pancasila.

Credit:
inilah.com

www.indoforum.org
Baca Selengkapnya...

Berita: Menggendong mayat anaknya karena tak mampu sewa mobil jenazah

Berbahagialah kalian yang bercukupan, cobalah kalian membaca berita ini

Menggendong mayat anaknya karena tak mampu sewa mobil jenazah
(ane ambil dari Forum sebelah......parah bgt)

PEJABAT Jakarta seperti ditampar. Seorang warganya harus menggendong mayat anaknya karena tak mampu sewa mobil jenazah.

Penumpang kereta rel listrik (KRL) jurusan Jakarta - Bogor pun geger

Minggu (5/6). Sebab, mereka tahu bahwa seorang pemulung bernama Supriono (38 thn) tengah menggendong mayat anak, Khaerunisa (3 thn).
Supriono akan memakamkan si kecil di Kampung Kramat, Bogor dengan menggunakan jasa KRL. Tapi di Stasiun Tebet, Supriono dipaksa turun dari kereta, lantas dibawa ke kantor polisi karena dicurigai si anak adalah korban kejahatan. Tapi di kantor polisi, Supriono mengatakan si anak tewas karena penyakit muntaber. Polisi belum langsung percaya dan memaksa Supriono membawa jenazah itu ke RSCM untuk diautopsi.

Di RSCM, Supriono menjelaskan bahwa Khaerunisa sudah empat hari terserang muntaber. Dia sudah membawa Khaerunisa untuk berobat ke Puskesmas Kecamatan Setiabudi. “Saya hanya sekali bawa Khaerunisa ke puskesmas, saya tidak punya uang untuk membawanya lagi ke puskesmas, meski biaya hanya Rp 4.000,- saya hanya pemulung kardus, gelas dan botol plastik yang penghasilannya hanya Rp 10.000,- per hari”. Ujar bapak 2 anak yang mengaku tinggal di kolong perlintasan rel KA di Cikini itu.
Supriono hanya bisa berharap Khaerunisa sembuh dengan sendirinya. Selama sakit Khaerunisa terkadang masih mengikuti ayah dan kakaknya, Muriski Saleh (6 thn), untuk memulung kardus di Manggarai hingga Salemba, meski hanya terbaring digerobak ayahnya.

Karena tidak kuasa melawan penyakitnya, akhirnya Khaerunisa menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (5/6) pukul 07.00.
Khaerunisa meninggal di depan sang ayah, dengan terbaring di dalam gerobak yang kotor itu, di sela-sela kardus yang bau. Tak ada siapa-siapa, kecuali sang bapak dan kakaknya. Supriono dan Muriski termangu. Uang di saku tinggal Rp 6.000,- tak mungkin cukup beli kain kafan untuk membungkus mayat si kecil dengan layak, apalagi sampai harus menyewa ambulans. Khaerunisa masih terbaring di gerobak. Supriono mengajak Musriki berjalan menyorong gerobak berisikan mayat itu dari Manggarai hingga ke Stasiun Tebet, Supriono berniat menguburkan anaknya di kampong pemulung di Kramat, Bogor. Ia berharap di sana mendapatkan bantuan dari sesama pemulung.

Pukul 10.00 yang mulai terik, gerobak mayat itu tiba di Stasiun Tebet.
Yang tersisa hanyalah sarung kucel yang kemudian dipakai membungkus jenazah si kecil. Kepala mayat anak yang dicinta itu dibiarkan terbuka, biar orang tak tahu kalau Khaerunisa sudah menghadap Sang Khalik. Dengan menggandeng si sulung yang berusia 6 thn, Supriono menggendong Khaerunisa menuju stasiun. Ketika KRL jurusan Bogor datang, tiba-tiba seorang pedagang menghampiri Supriono dan menanyakan anaknya. Lalu dijelaskan oleh Supriono bahwa anaknya telah meninggal dan akan dibawa ke Bogor spontan penumpang KRL yang mendengar penjelasan Supriono langsung berkerumun dan Supriono langsung dibawa ke kantor polisi Tebet. Polisi menyuruh agar Supriono membawa anaknya ke RSCM dengan menumpang ambulans hitam.

Supriono ngotot meminta agar mayat anaknya bisa segera dimakamkan.
Tapi dia hanya bisa tersandar di tembok ketika menantikan surat permintaan pulang dari RSCM. Sambil memandangi mayat Khaerunisa yang terbujur kaku. Hingga saat itu Muriski sang kakak yang belum mengerti kalau adiknya telah meninggal masih terus bermain sambil sesekali memegang tubuh adiknya. Pukul 16.00, akhirnya petugas RSCM mengeluarkan surat tersebut, lagi-lagi Karen atidak punya uang untuk menyewa ambulans, Supriono harus berjalan kaki menggendong mayat Khaerunisa dengan kain sarung sambil menggandeng tangan Muriski. Beberapa warga yang iba memberikan uang sekadarnya untuk ongkos perjalanan ke Bogor.

Para pedagang di RSCM juga memberikan air minum kemasan untuk bekal Supriono dan Muriski di perjalanan.

Psikolog Sartono Mukadis menangis mendengar cerita ini dan mengaku benar-benar terpukul dengan peristiwa yang sangat tragis tersebut karena masyarakat dan aparat pemerintah saat ini sudah tidak lagi perduli terhadap sesama. “Peristiwa itu adalah dosa masyarakat yang seharusnya kita bertanggung jawab untuk mengurus jenazah Khaerunisa. Jangan bilang keluarga Supriono tidak memiliki KTP atau KK atau bahkan tempat tinggal dan alamat tetap. Ini merupakan tamparan untuk bangsa Indonesia”, ujarnya.

Bisakah kita lebih peka dan berempati apabila melihat kejadian seperti ini, atau kita akan tetap sama dengan orang lain yang tidak peduli dengan keadaan rakyat miskin...
KASIH SAYANG ORANG TUA ITU TIDAK ADA BATASANYA... WALAU IA HARUS BERSUSAH PAYAH DEMI KITA.. TETAPI KADANG KITA MELUPAKAN JASA-JASA MEREKA
Credit:
www.indoforum.org

from: Judi (diambil dari forum sebelah)
Baca Selengkapnya...

Wednesday, September 29, 2010

Berita : Wapres naik pesawat komersil

Keriuhan soal tudingan penghamburan uang negara oleh kalangan Istana saat Presiden ataupun Wakil Presiden melakukan kunjungan ke luar negeri tampaknya didengar Boediono. Rombongan Wapres yang akan bertolak ke New York, Amerika Serikat, berangkat dengan menggunakan pesawat komersial, Singapore Airlines.

Sayang, Juru Bicara Wapres Yopie Hidayat yang menguraikan hal tersebut tak mau mengungkapkan berapa besar penghematan yang dihasilkan dengan keputusan itu. Ia hanya mengatakan, selain menggunakan pesawat komersial, rombongan Wapres kali ini pun hanya terdiri dari 17 orang.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk Boediono untuk mewakilinya hadir dalam pertemuan AS-ASEAN di New York, 24 September mendatang. Wapres akan bertolak Rabu, 22 September 2010.

"Kami memang akan menghemat anggaran karena itu kami menggunakan pesawat komersial dan jumlah rombongan pun dibatasi, rombongan pejabat besok pun hanya 17 orang, tak ada satu pun menteri yang ikut," kata Yopie.

Ia mengatakan, Wapres hanya membawa istrinya, Herawati Boediono; Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan, sejumlah staf Wapres, dan pasukan pengamanan.

Jumlah rombongan ini jauh lebih ramping jika dibandingkan dengan rombongan yang biasa dibawa Presiden. Seperti yang diungkapkan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi di Istana siang tadi, dalam rombongan Presiden biasanya terdiri dari 70-90 orang.

Sudi mengatakan, jumlah tersebut sudah jauh lebih kecil daripada sebelumnya atau berkurang sekitar 15 persen. Rombongan meliputi anggota DPR dan DPD, wartawan, serta anggota Paspampres.

sumber: 

www.kompas.com
www.indoforum.org
Baca Selengkapnya...